Hari Keenam PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak SDIT Al-Karima: Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Kedisiplinan sebagai Calon Guru
Kubu
Raya, 29 September 2025 - pagi itu langit cerah dan angin berhembus pelan, seolah mengantar
langkah kami menuju halaman SDIT Al-Karima. Hari ini bukan sekadar hari Senin,
melainkan lembar baru dalam catatan pengalaman kami sebagai mahasiswa
Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
Kegiatan
dimulai dengan upacara bendera. Di lapangan yang luas, anak-anak berbaris
dengan rapi. Wajah-wajah mungil itu tampak penuh semangat ketika bendera Merah
Putih berkibar anggun di angkasa. Suara lantang mereka melafalkan Pancasila,
doa, dan janji siswa, membuat suasana semakin khidmat. Kami berdiri di sana,
menyaksikan sebuah pelajaran nyata tentang kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa
cinta tanah air.
Usai upacara, kami menjalani peran sebagai guru piket. Tugasnya sederhana, namun penuh makna: menyambut siswa yang datang, menjaga ketertiban kelas, serta memastikan lingkungan tetap bersih. Senyum ramah anak-anak yang masuk gerbang menjadi hadiah kecil, seolah memberi semangat tambahan bagi kami. Dari sini, kami belajar bahwa tanggung jawab tidak selalu tentang hal besar, tetapi justru lahir dari kebiasaan kecil yang dilakukan dengan ikhlas.
Kegiatan berlanjut dengan mengekor guru masuk ke kelas. Dari bangku belakang, kami mengamati bagaimana seorang guru menyampaikan materi. Bukan hanya soal pengetahuan, melainkan juga tentang kesabaran, kelembutan, dan kasih sayang. Kami menyadari bahwa mengajar adalah seni, sebuah proses menghubungkan hati dengan hati.
Menjelang
siang, kami ikut mendampingi siswa dalam kegiatan tahfiz Al-Qur’an. Suara-suara
lirih anak-anak yang mengulang ayat demi ayat terasa begitu menenangkan. Meski
ada yang masih terbata-bata, semangat mereka memancarkan ketulusan. Rasanya
seperti berada di taman surga, mendengar lantunan kalam Ilahi dari generasi
penerus.
Hari ini kami pulang dengan hati yang penuh syukur. Dari upacara, piket, mengajar, hingga tahfiz, semua pengalaman terjalin menjadi satu kisah. PLP di SDIT Al-Karima tidak hanya mengajarkan kami bagaimana menjadi pendidik, tetapi juga bagaimana memahami makna kehidupan: tentang disiplin, tanggung jawab, kesabaran, dan ketulusan. Sebuah pelajaran yang akan kami bawa selamanya.
Penulis: Haikal Azizi

Komentar
Posting Komentar