Hari Kedua PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak di SDIT Al-Karima: Menyambut Peserta Didik hingga Observasi di Kelas
Pontianak, 23 September 2025 – Kegiatan
Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 yang dijalani mahasiswa IAIN Pontianak
semester 7 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) terus berlanjut. Pada hari
kedua, Selasa (23/09), sebanyak sembilan mahasiswa, terdiri dari lima laki-laki
dan empat perempuan, mengikuti rangkaian aktivitas di SDIT Al-Karima.
Tujuan
utama dari PLP 2 ini adalah membekali mahasiswa jurusan keguruan agar lebih
siap menghadapi realitas dunia pendidikan. Dengan pengalaman langsung di
sekolah, para mahasiswa diharapkan mampu memahami kondisi kelas, mengenali
karakter peserta didik, serta mempraktikkan keterampilan mengajar yang akan
menjadi bekal penting ketika mereka menjadi pendidik.
Kegiatan
hari kedua diawali dengan tugas sebagai guru piket. Sejak pagi, mahasiswa ikut
menjalankan tradisi sekolah yaitu menyambut dan menyalami peserta didik yang
baru datang. Apabila ada peserta didik yang terlambat, mereka diberi bimbingan
khusus sebagai bentuk pembinaan kedisiplinan. Setelah itu, mahasiswa
melanjutkan aktivitas dengan melakukan observasi, yakni mengamati cara pendidik
SDIT Al-Karima dalam menyampaikan materi, khususnya mata pelajaran Pendidikan
Agama Islam.
Dalam
praktiknya, mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok bimbingan atau pamong.
Pada hari tersebut, mahasiswa yang dipamongi oleh Ustadz Herfan mengikuti
beliau ke dalam kelas untuk melihat langsung proses pembelajaran. Ustadz Herfan
berpesan, “Pada saat mengajar yang paling penting itu memahami kondisi kelas
dan peserta didik. Karena masalah menyampaikan materi itu gampang, namun
mengkondisikan kelas dan mengajak peserta didik untuk belajar itu poin paling
penting.”
Sementara
itu, mahasiswa yang berada di bawah bimbingan Ustadz Bowi diarahkan untuk
mengikuti kegiatan belajar bersama Ustadz Abdurrahman di masjid pada mata
pelajaran Al-Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Abdurrahman memberikan
motivasi, “Poin penting dalam profesi guru itu bukan soal uang. Uang hanya
jangka pendek saja, namun jangka panjangnya adalah pahala. Maka mengajarlah
kalian dengan baik, ikhlas, dan sungguh-sungguh. InsyaAllah apa yang kalian
lakukan akan menjadi amal jariyah.”
Melalui
berbagai pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya belajar aspek teknis mengajar,
tetapi juga menyerap nilai-nilai kedisiplinan, ketulusan, dan keikhlasan yang
menjadi fondasi penting dalam profesi pendidik. Dengan demikian, PLP 2 ini
diharapkan mampu melahirkan calon-calon guru yang tidak hanya kompeten dalam
materi, tetapi juga matang dalam karakter dan kepribadian.
Penulis: Fatwa Muhammad Syahid

Komentar
Posting Komentar