Hari Ketiga Mahasiswa IAIN Pontianak di SDIT Al-Karimah: Observasi, Mengajar Bahasa Arab, dan Kontribusi dalam Penilaian Keterampilan PAI

 


Kubu Raya – Pada Rabu, 24 September 2025, mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang tergabung dalam kelompok 24 melanjutkan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 di SDIT Al-Karima. Kegiatan hari ketiga diisi dengan observasi guru pamong sekaligus ikut serta dalam mengajar Bahasa Arab, berkontribusi dalam penilaian keterampilan PAI, serta diskusi ringan bersama guru pamong.

Dalam kegiatan observasi, mahasiswa mengamati guru pamong di kelas masing-masing sesuai penempatan yang telah ditentukan sekolah. Observasi difokuskan pada kondisi kelas, karakter peserta didik, serta strategi guru dalam menyampaikan materi. Selain itu, mahasiswa juga ikut serta mengajar pada mata pelajaran bahasa Arab di kelas 2A, 2B, dan 1B bersama guru pamong yaitu Ustadz Herfan. Pada kesempatan ini, mahasiswa memberikan kuis kosa kata bahasa Arab sehingga peserta didik lebih bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, hal ini tentunya sesuai dengan arahan dan bimbingan yang diberikan oleh Ustadz Herfan.

Selain observasi dan ikut serta dalam mengajar, mahasiswa juga ikut berkontribusi dalam pengambilan nilai keterampilan PAI di kelas 4B dengan bimbingan Ustadz Herfan. Penilaian meliputi berbagai aspek keterampilan keagamaan, seperti praktik wudhu, salat, adzan dan iqomah, tayamum, rukun Islam dan Iman, doa keluar rumah, niat mandi junub, serta hafalan QS Az-Zariyat ayat 56 beserta artinya, 5 Asmaul Husna, dan nama 4 sahabat Nabi yang dijamin masuk surga. Setiap peserta didik memegang kertas setoran yang memuat poin-poin keterampilan tersebut. Dalam praktiknya, terdapat peserta didik yang masih keliru, misalnya pada bacaan salat, tetapi setelah diberikan kesempatan untuk belajar kembali, mereka menunjukkan peningkatan pada setoran berikutnya.

Kegiatan hari ketiga ditutup dengan diskusi ringan bersama Ustadz Satria. Dalam diskusi tersebut, Ustadz Satria berbagi pengalaman masa perkuliahan, memberikan tips dalam menyusun skripsi, serta menjelaskan tentang variasi jenis penilaian yang diterapkan di SDIT Al-Karima. Beliau mencontohkan bentuk penilaian yang jarang ditemukan di sekolah lain, yaitu soal pilihan ganda kompleks dan menjodohkan.

Rangkaian kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa semakin memahami cara mengelola kelas, menyampaikan materi dengan efektif, serta membangun interaksi yang baik dengan peserta didik. Kegiatan penilaian keterampilan PAI melatih mahasiswa dalam teknik evaluasi pembelajaran, sementara diskusi bersama guru pamong menambah wawasan praktis mengenai dunia kependidikan.

Seluruh kegiatan hari ketiga berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sebagai bekal untuk mengembangkan profesionalisme sebagai calon pendidik.

Penulis: Rendi dan Sherly Wulandari

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Keenam PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak SDIT Al-Karima: Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Kedisiplinan sebagai Calon Guru

DAY 25: PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak Kelompok 24 di SDIT Al-karima: Menumbuhkan Semangat Hidup Sehat dan Kreativitas Siswa melalui Senam Bersama, Aksi Lingkungan, dan Market Day.

Hari Kedelapan Mahasiswa IAIN Pontianak Kelompok 24 di SDIT Al-Karima