Hari Ke-22 Dan Masuk Pekan Ke-5 Kami Melaksanakan Kegiatan PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) 2 Mahasiswa IAIN Pontianak Kelompok 24 Di SDIT Al-Karima Kabupaten Kubu Raya
Kubu Raya, Selasa 21 Oktober 2025 - Pagi yang
lembut menyambut langkah kami di gerbang SDIT Al-Karima. Mentari tersenyum malu
di balik awan, seolah ikut memberi semangat untuk memulai hari. Suara anak-anak
yang datang satu per satu menciptakan irama kehidupan yang hangat. Di sinilah
kami memulai tugas pertama hari ini
menjaga meja piket.
Dengan penuh tanggung jawab kami menyambut setiap siswa yang
datang, memastikan mereka berpakaian rapi, bersepatu bersih, dan bersemangat
menuntut ilmu. Ada sapaan kecil, ada senyum yang tulus, dan ada pula nasihat
lembut yang kami sisipkan. Tugas sederhana ini mengajarkan arti keteladanan —
bahwa disiplin dan keramahan adalah dua sayap yang membuat sekolah terasa hidup
dan nyaman.
Setelah tugas piket usai, langkah kami beralih menuju ruang
Al-Qur’an dan Wafa. Di sana, suasana berubah menjadi teduh. Suara lantunan ayat
suci mengalun dari bibir-bibir mungil anak-anak, sebagian masih terbata-bata
namun penuh kesungguhan. Kami mendampingi mereka satu per satu, memperhatikan
makhraj dan tajwidnya, mengoreksi dengan sabar, dan memuji setiap kemajuan
kecil yang mereka raih. Setiap huruf yang terucap bagai mutiara yang jatuh di
hati kami menenteramkan dan menumbuhkan rasa syukur yang mendalam.
Menjelang siang, kami masuk ke kelas 5B untuk mengajar materi Haji
Wada. Kami bercerita tentang peristiwa suci itu tentang khutbah terakhir
Rasulullah yang penuh nasihat dan kasih sayang. Wajah-wajah siswa tampak serius
mendengarkan, seolah mereka ikut hadir di tengah padang Arafah, menyimak pesan
penutup sang Nabi.
Hari ini terasa begitu indah. Dari meja piket hingga ruang kelas,
dari lantunan Al-Qur’an hingga kisah Haji Wada, semuanya menjadi rangkaian
pelajaran hidup. Kami belajar bahwa mendidik bukan hanya soal ilmu, tetapi juga
tentang hati — tentang ketulusan, kesabaran, dan cinta yang tak pernah lelah
tumbuh dalam setiap langkah pengabdian.
Penulis:
Haikal Azizi
Komentar
Posting Komentar