JEJAK KEDUA BELAS: MENYAMBUT FAJAR DISIPLIN DAN MENYEMAI KREATIVITAS MENGAJAR


Kubu Raya – Selasa, 7 Oktober 2025 menjadi hari kedua belas pelaksanaan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 bagi mahasiswa kelompok 24 di SDIT Al-Karima. Pada hari tersebut, mahasiswa kembali melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran dan tanggung jawab sekolah yang semakin memperkaya pengalaman mereka sebagai calon pendidik.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan piket pagi di halaman sekolah. Sebagai guru piket, mahasiswa bertugas menyambut peserta didik yang baru tiba di sekolah, mencatat peserta didik yang datang terlambat, serta memberikan bimbingan ringan kepada mereka. Mahasiswa juga membantu menerima titipan bekal dari orang tua murid dan mengatur penyalurannya kepada peserta didik. Selain itu, apabila terdapat peserta didik yang belum melaksanakan salat Subuh, guru piket bersama mahasiswa mengarahkan mereka untuk melaksanakan salat di mushola sekolah sebelum kegiatan belajar dimulai.

Setelah kegiatan piket selesai, mahasiswa kemudian membantu guru pamong dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Mereka turut menilai praktik keterampilan Pendidikan Agama Islam (PAI) seperti praktik wudhu, salat, adzan, iqomah, dan tayamum. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam proses penilaian keterampilan peserta didik dalam aspek spiritual dan praktik keagamaan.

Selain itu, mahasiswa juga ikut serta dalam kegiatan Wafa, yaitu metode pembelajaran Al-Qur’an berbasis otak kanan yang menekankan keseimbangan antara logika dan emosi dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Mahasiswa membantu peserta didik dalam setoran hafalan dan pembacaan Al-Qur’an, sekaligus mengamati metode pengajaran guru dalam mengelola kelas.

Menariknya, pada hari itu mahasiswa juga diminta untuk menggantikan beberapa guru yang berhalangan hadir. Kesempatan ini menjadi ajang pembuktian bagi mahasiswa untuk mempraktikkan langsung kemampuan mengajar dan mengelola kelas secara mandiri.

Fatwa Muhammad Syahid, selaku ketua kelompok 24, menyampaikan bahwa kegiatan PLP ini memberikan banyak pelajaran berharga. Ia mengatakan, “Pada awalnya mengajar anak-anak SD terasa cukup menantang karena mereka masih suka bermain dan sulit diarahkan. Namun, justru dari situ kami belajar untuk menjadi lebih sabar, kreatif, dan mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.”

Secara keseluruhan, kegiatan hari kedua belas berjalan dengan baik dan lancar. Mahasiswa menunjukkan semangat, tanggung jawab, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan setiap peran yang diberikan. Pengalaman hari itu menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi profesional mereka sebagai calon guru yang siap terjun ke dunia pendidikan.

Penulis: Fatwa Muhammad Syahid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Keenam PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak SDIT Al-Karima: Menumbuhkan Jiwa Patriotisme dan Kedisiplinan sebagai Calon Guru

DAY 25: PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak Kelompok 24 di SDIT Al-karima: Menumbuhkan Semangat Hidup Sehat dan Kreativitas Siswa melalui Senam Bersama, Aksi Lingkungan, dan Market Day.

Hari Kedelapan Mahasiswa IAIN Pontianak Kelompok 24 di SDIT Al-Karima