Semangat Belajar dan Totalitas Mengajar Warnai Hari Ke-18 PLP 2 Mahasiswa IAIN Pontianak
Kubu Raya, 15 Oktober 2025 – Program
Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 yang dijalani oleh mahasiswa IAIN
Pontianak semester 7 jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) terus berlanjut dan
kini telah memasuki hari ke-15. Kegiatan ini berlangsung di SDIT Al-Karima,
yang menjadi salah satu sekolah mitra kampus dalam memberikan pengalaman
langsung bagi mahasiswa calon guru.
Pelaksanaan PLP ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa
agar dapat mengasah keterampilan mengajar sekaligus memahami situasi nyata
dunia pendidikan. Selain itu, PLP juga merupakan salah satu syarat akademik
yang wajib dipenuhi oleh mahasiswa jurusan keguruan untuk melanjutkan studinya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori
pedagogik yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik pembelajaran di
lapangan secara langsung.
Pada hari ke-18, kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme.
Beberapa mahasiswa mendapat kesempatan untuk maju terbimbing, yakni menjalani
sesi praktik mengajar yang dinilai langsung oleh guru pamong. Dalam proses
tersebut, guru pamong menilai berbagai aspek, mulai dari kelengkapan perangkat
pembelajaran atau modul ajar, keterampilan dalam menyampaikan materi, kemampuan
mengondisikan kelas, hingga sikap dan kepribadian mahasiswa selama kegiatan
berlangsung. Proses ini bertujuan agar mahasiswa dapat dievaluasi secara
menyeluruh, baik dari segi kemampuan teknis maupun karakter pendidikannya.
Selain kegiatan penilaian, mahasiswa lain juga tetap melaksanakan aktivitas
rutin sebagaimana hari-hari sebelumnya, seperti mengikuti kegiatan pembelajaran
di kelas bersama guru pamong. Mereka mengamati metode pembelajaran, gaya
komunikasi, serta strategi pengelolaan kelas yang diterapkan guru di SDIT
Al-Karima. Dalam beberapa situasi, mahasiswa juga diberi kesempatan untuk
membantu guru dalam mengajar, terutama ketika guru berhalangan hadir, sehingga
mahasiswa dapat belajar secara langsung mengenai tanggung jawab seorang
pendidik.
Salah satu guru pamong, Ustadz Bowi, memberikan arahan dan motivasi kepada
para mahasiswa agar bersungguh-sungguh dalam setiap proses belajar di lapangan.
Beliau menyampaikan, “Dalam mengajar ini kita harus totalitas. Seorang guru
harus pandai mengkondisikan kelas agar menjadi lebih tertib, mau mendengarkan
guru menjelaskan, dan mampu menjaga semangat belajar siswa. Semua itu
membutuhkan kesabaran dan keikhlasan.” Pesan tersebut menjadi pengingat
bagi mahasiswa bahwa profesi guru tidak hanya soal kemampuan menyampaikan
materi, tetapi juga tentang bagaimana membangun kedekatan dan menciptakan
suasana kelas yang kondusif.
Secara keseluruhan, kegiatan PLP hari ke-18 di SDIT Al-Karima berlangsung dengan sangat baik dan lancar. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman berharga dalam praktik mengajar, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan keikhlasan yang harus dimiliki seorang pendidik sejati. Dengan kegiatan ini, diharapkan mahasiswa IAIN Pontianak dapat tumbuh menjadi calon guru yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi nyata dalam dunia pendidikan di masa mendatang.
Penulis: Fatwa Muhammad Syahid & Zainal
Komentar
Posting Komentar